a pernah menjabat Menteri Koordinator Kesejahteraan Rakyat dalam Kabinet
Indonesia Bersatu. Sebelumnya ia juga pernah menjabat sebagai Menteri
Koordinator Perekonomian dalam kabinet yang sama, namun posisinya
berubah dalam perombakan yang dilakukan presiden Susilo Bambang
Yudhoyono pada 5 Desember 2005.
Dia adalah anak sulung dari keluarga
Achmad Bakrie, pendiri Kelompok Usaha Bakrie, dan akrab dipanggil Ical.
Selepas menyelesaikan kuliah di Fakultas Elektro Institut Teknologi
Bandung pada 1973, Ical memilih fokus mengembangkan perusahaan keluarga,
dan terakhir sebelum menjadi anggota kabinet, dia memimpin Kelompok
Usaha Bakrie (1992-2004).
Selama
berkecimpung di dunia usaha, Ical juga aktif dalam kepengurusan sejumlah
organisasi pengusaha. Sebelum memutuskan meninggalkan karier di dunia
usaha, dia menjabat sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin)
selama dua periode (1994-2004).
Pada 2004, Ical memutuskan untuk
mengakhiri karier di dunia usaha, setelah mendapat kepercayaan sebagai
Menteri Koordinator Bidang Kesejahteraan Rakyat Kabinet Indonesia
Bersatu periode 2004-2009. Dan sejak terpilih sebagai Ketua Umum Partai
Golkar 2009-2010, waktu dan energinya tercurah untuk mengurus partai.
Pada
2011, Forbes merilis daftar orang terkaya di Indonesia, Ical menduduki
peringkat ke-30 dengan total kekayaan US$ 890 juta. Jika dibanding tahun
2010, peringkat Ical turun cukup drastis dari peringkat 10 ke peringkat
30. Jumlah ini berarti turun hingga US$ 1,2 miliar sekitar Rp 10,8
triliun atau sekitar 57% dibandingkan kekayaan Ical pada tahun 2010.

Post a Comment